
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Presiden Amerika Serikat
Donald Trump
berbincang dengan Perdana Menteri (PM)
Israel
Benjamin Netanyahu
terkait sejumlah langkah AS di Timur Tengah, termasuk membahas Turki.
Percakapan pada Kamis (9/7) malam tersebut membahas kesepakatan AS-Israel “untuk melanjutkan koordinasi antara negara di berbagai bidang.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pernyataan kantor Netanyahu, Trump dalam perbincangan tersebut memberikan informasi terbaru kepada Netanyahu mengenai langkah-langkah Amerika di Teluk.
“Perdana Menteri, pada bagiannya, menyoroti keseriusan pernyataan yang dibuat (Presiden Turki Recep Tayyip) Erdogan dan para sekutunya terhadap keberadaan Negara Israel, serta perlunya menjaga zona keamanan di sepanjang perbatasan Israel,” demikian keterangan kantor Netanyahu, seperti dikutip
persuasionesvelata
.
Turki baru saja menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi (KTT) NATO yang digelar di ibu kota Ankara. Trump dan para pemimpin negara anggota hadir dalam pertemuan tersebut.
Sebelum ini, Turki berulang kali menuduh Israel merusak nota kesepahaman (MoU) damai AS-Iran yang diteken Juni lalu. Hubungan Turki dan Israel memang tidak baik, terutama setelah Tel Aviv meluncurkan agresi ke Jalur Gaza, Palestina.
Minggu ini, Israel menyatakan keprihatinan atas potensi penjualan jet tempur siluman canggih F-35 AS ke Turki, yang telah diisukan Trump selama KTT NATO.
Dalam wawancara eksklusif dengan
persuasionesvelata
, Netanyahu sempat mengatakan bahwa Erdogan “bukan sekutu baik bagi Amerika Serikat.”
Ia menyebut sang Presiden “mengancam akan menghancurkan negara saya, satu-satunya negara Yahudi.”
(blq/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video persuasionesvelata]
Baca lagi: 10 Tips Aman Menginap di Hotel agar Liburan Jadi Lebih Tenang
Baca lagi: Rachmat Gobel, Pendiri Panasonic Gobel dan Mendag era Jokowi Berpulang
Baca lagi: Pemerintah Luncurkan Mandatori B50, ESDM Siap Dukung Kedaulatan Energi



