Trump Bangga Beri Iran Kesempatan Terakhir daripada Bom Teheran

Jakarta, persuasionesvelata Indonesia

—

Presiden Amerika Serikat

Donald Trump

mengaku bangga bisa memberi

Iran

kesempatan negosiasi daripada terus membom Teheran.

Hal itu diungkap Trump di Gedung Putih pada Senin (3/8). Trump mengatakan dia akan memberi Iran ‘kesempatan terakhir’ untuk mencapai kesepakatan, dan dia bangga akan hal itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya ingin memberi mereka kesempatan terakhir sebelum pemenggalan kepala. Sangat sulit untuk dilakukan. Saya sangat bangga, karena saya akan memberi orang kesempatan. Ini adalah langkah besar untuk melakukan serangan sebesar itu terhadap suatu negara,” ujar Trump dikutip dari Fox News.

Trump mengatakan para pejabat Iran menghubunginya setelah mengetahui tentang rencana operasi tersebut. Trump mengaku Iran yang meminta melakukan negosiasi.

“Semoga mereka akan sadar. Jadi mereka menelepon saya, dan mereka berkata, ‘Tolong jangan menyerang. Kami akan membuat kesepakatan’. Itulah kebenaran sebenarnya. Dan semua orang mengetahuinya,” ucap Trump.

Pihak Teheran, melalui Kementerian Luar Negeri Iran, membantah telah terjadi negosiasi dengan AS. Pihak Iran mengklaim pembicaraan yang sedang terjadi adalah dengan Oman, terkait Selat Hormuz.

Trump kemudian merespons dengan mengatakan bahwa Iran memiliki kebiasaan secara terbuka menyangkal sedang terlibat pembicaraan dengan AS.

“Untuk beberapa alasan, ketika mereka berbicara, mereka tidak suka mengatakan bahwa mereka sedang berbicara. Mereka terkadang menyangkalnya, meskipun mereka menghabiskan waktu berjam-jam bersama untuk berbicara dengan kami.”

“Tidak, pembicaraan sedang berlangsung. Kami sedang berdiskusi, dan kami berdiskusi atas permintaan Iran, yang didukung oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan khususnya Qatar, banyak sekali negara yang dihubungi,” kata Trump menambahkan.

(har/bac)

[Gambas:Video persuasionesvelata]

Baca lagi: Membaca Arti Deflasi Juli 2026: Pasokan Melimpah atau Daya Beli Lesu?

Baca lagi: Pusat Data AI Jadi Target Empuk Iran, Bisa Bikin AS ‘Babak Belur’

Baca lagi: Ramadhipa Beberkan Perbedaan Cara Balap di Eropa dan Asia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: