
Daftar Isi
Netanyahu dan BoP Sepakat Bentuk 2 Komite Urus Gaza
Trump Klaim Sudah Direspons Kim Jong Un soal Ajakan Dialog
Frustrasi Tak Kunjung Deal dengan Iran, Trump Ancam Bombardir Oman
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Ancaman Presiden
Donald Trump
terhadap Oman imbas perang
Iran
vs Amerika Serikat yang tak kunjung selesai menjadi sorotan berita internasional pada Selasa (18/8).
Keputusan Trump untuk mengurangi latihan militer AS dan Korea Selatan demi memperbaiki hubungan dengan Korea Utara juga menjadi sorotan. Berikut kilas berita internasional:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Netanyahu dan BoP Sepakat Bentuk 2 Komite Urus Gaza
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membuat kesepakatan dengan kepala Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Nickolay Mladenov untuk membentuk dua komite yang mengurus persoalan Jalur Gaza, Palestina.
“Perdana Menteri dan Dewan Perdamaian telah melakukan diskusi yang mendalam dan konstruktif. Disepakati untuk membentuk dua kelompok kerja,” demikian pernyataan kantor Netanyahu di media sosial X.
Kesepakatan itu dibuat saat Netanyahu bertemu dengan Mladenov di Israel pada Senin (17/8). Dalam pertemuan tersebut, turut hadir pula menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang juga utusan khususnya, Jared Kushner, serta mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.
Trump Klaim Sudah Direspons Kim Jong Un soal Ajakan Dialog
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Presiden Korea Utara Kim Jong Un telah merespons pendekatan terbarunya.
Pernyataan itu disampaikan pada Senin (17/8), sehari setelah AS dan Korea Selatan mengurangi latihan militer bersama. memuji hubungannya dengan pemimpin Korea Utara tersebut.
Trump mengatakan komunikasi dengan Kim berjalan “sangat positif”. Ia juga memuji hubungannya dengan pemimpin Korea Utara tersebut dan mengklaim hubungan itu membuat situasi “jauh lebih aman”.
Frustrasi Tak Kunjung Deal dengan Iran, Trump Ancam Bombardir Oman
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengebom Oman jika negara tersebut “menghalangi” kesepakatan AS dengan Iran mengenai Selat Hormuz.
Dalam wawancara dengan
Fox News
pada Senin (17/8), Trump juga menyerukan Iran untuk cepat menyerah, menyusul upaya negosiasi damai yang tak kunjung tercapai menyusul peperangan kedua negara yang berlangsung hampir enam bulan terakhir.
“Jika Oman menghalangi, kami akan menghajar mereka habis-habisan,” kata Trump kepada jurnalis
Fox News
Trey Yingst.
(rds)
Baca lagi: Jawaban Kim Jong Un usai Trump Mau Latihan Militer AS-Korsel Dikurangi
Baca lagi: Bea Cukai Kembali Gagalkan Penyelundupan Emas 22 Kg Senilai Rp60 M
Baca lagi: Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Awal Kematian Hayden Panettiere




One Response
genting138 pusat game online terbaru dan terpercaya