
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Rentetan ledakan besar terdengar di pulau minyak
Iran
, Pulau Kharg, setelah
Amerika Serikat
kembali melancarkan serangan di wilayah selatan negara itu.
Pulau yang berada sejauh delapan kilometer di lepas pantai Iran, merupakan jalur ekonomi vital bagi Teheran yang biasanya menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah negara itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pulau ini disebut oleh pejabat AS sebagai “pusat seluruh pasokan minyak Iran.”
Laporan dari
Press TV
menyebutkan “beberapa ledakan” terdengar di sana, dikutip dari
persuasionesvelata
.
Laporan itu juga mengatakan gelombang ledakan baru telah dilaporkan di pulau Qeshm, pulau terbesar Iran di Teluk Persia dan dianggap sebagai bagian dari “benteng pertahanan” di dekat Selat Hormuz.
AS telah menyerang kedua pulau tersebut beberapa kali. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengungkapkan niat untuk merebut Pulau Kharg, serta infrastruktur minyak Iran lainnya.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan dilancarkan sebagai respons atas serangan terhadap tiga kapal komersial di Selat Hormuz baru-baru ini.
“Serangan Amerika Serikat merupakan respons atas serangan Iran terhadap tiga kapal komersial yang sedang melintasi Selat Hormuz. Agresi yang ditunjukkan Iran sama sekali tidak dapat dibenarkan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran yang jelas terhadap gencatan senjata,” bunyi pernyataan CENTCOM di X seperti dikutip Al Jazeera.
Dilansir AFP, televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa suara ledakan terdengar setidaknya di dua lokasi. Menurut televisi pemerintah, enam ledakan terdengar di Pulau Qeshm, pulau terbesar di sekitar Selat Hormuz yang memiliki arti geostrategis sangat penting dalam kaitannya dengan kendali dan otoritas Iran atas Selat Hormuz.
(bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video persuasionesvelata]
Baca lagi: Hari ke-9 Kebakaran, Asap Masih Selimuti TPA Jatiwaringin
Baca lagi: Jadwal Janice Tjen/Aldila Sutjiadi di Wimbledon 2026: Lawan Tuan Rumah
Baca lagi: Red Bull Racing Luncurkan Livery Baru untuk F1 2026