
Daftar Isi
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Presiden RI
Prabowo Subianto
menegaskan pentingnya negara-negara Global South dalam konstelasi geopolitik hari ini yang kian terfragmentasi.
Prabowo menyampaikan itu dalam pidatonya sebagai tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Global South bukanlah sebuah blok baru. Ini adalah wadah perjuangan demi keadilan, baik terkait pembagian kesejahteraan yang adil maupun suara yang setara dalam perumusan aturan global,” kata Prabowo.
Prabowo menyatakan Indonesia memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas dan aktif. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak ingin terikat dalam aliansi militer, tetapi terbuka dan aktif membangun kemitraan ekonomi dengan berbagai negara.
Prabowo juga menegaskan posisi Indonesia sangatlah jelas, yakni siap mendukung setiap upaya tulus demi terwujudnya perdamaian yang adil dan abadi di wilayah mana pun yang masih dilanda konflik.
“Justru karena dunia sedang terfragmentasi, setiap jembatan yang dibangun di sini-baik di bidang pangan, energi, sains, logistik, maupun perdagangan-merupakan sebuah jawaban nyata,” ucapnya.
Prabowo pun kembali menegaskan posisi Indonesia terbuka untuk membangun hubungan dan kerja sama dengan semua negara, termasuk dengan berbagai kekuatan besar dunia.
Prabowo menegaskan keterbukaan merupakan bagian dari kebijakan Indonesia yang telah dijalankan selama beberapa dekade.
“Kami selalu mengatakan bahwa kami ingin memiliki hubungan terbaik dengan semua negara, dengan semua kekuatan besar. Kami, berdasarkan tradisi, kami nonblok. Seperti yang saya katakan, kami tidak tergabung dalam aliansi militer mana pun. Kami menghormati semua kekuatan,” ujar dia.
(mnf/dna)
Baca lagi: Ini 7 Rekomendasi Finger Food Pertama untuk Bayi, Aman dan Sehat
Baca lagi: Mengenal Senjata Asal Indonesia Dipakai Agnez Mo di Reacher 4
Baca lagi: Taksi Listrik Xanh SM Dorong Pariwisata Ramah Lingkungan di Indonesia



