
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Pertempuran sengit pecah antara pasukan militer
Amerika Serikat
dengan pasukan Angkatan Laut Korps Garda Republik
Iran
(IRGC) di Selat Hormuz.
Televisi pemerintah Iran melaporkan pada Rabu pagi bahwa Angkatan Laut IRGC dan pasukan AS melancarkan baku tembak di salah satu selat strategis untuk jalur minyak itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas di Provinsi Hormozgan dikutip dari
Tasnim News Agency
, mengatakan ledakan yang terdengar di Bandar Abbas, kota-kota pesisir, dan pulau-pulau Iran disebabkan oleh bentrokan bersenjata di selat tersebut.
Kantor
Berita Mehr
juga memberitakan ledakan yang terdengar di sebelah timur Sirik terkait dengan baku tembak di perairan Teluk terdekat.
Laporan-laporan tersebut muncul di tengah gelombang ledakan baru di sejumlah lokasi di Iran selatan seiring meningkatnya konfrontasi militer antara Iran dan AS.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan telah melancarkan serangan putaran berikutnya terhadap Iran yang menargetkan fasilitas militer Iran yang disebut AS untuk menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.
Lebih lanjut, CENTCOM menyatakan bahwa pasukan AS telah melanjutkan blokade laut terhadap kapal-kapal yang melintas ke dan dari pelabuhan dan daerah pesisir Iran.
Ketegangan kembali meningkat antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir. Kedua pihak saling menyerang meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan yang bertujuan untuk mengakhiri perang dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng.
(bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video persuasionesvelata]
Baca lagi: Sinopsis Casino Royale, Bioskop Trans TV 15 Juli 2026
Baca lagi: Respons Purbaya soal Dugaan Mark Up Rp5,5 T di Pengadaan Pikap Kopdes
Baca lagi: FOTO: Gelombang Panas Ancam Produksi Keju Parmesan Terbesar di Italia



3 Responses
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://kldp.org/node/60562 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di https://kldp.org/comment/259042 nyambung banget.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=303251 juga mengulas hal serupa.