
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Sebanyak 2 orang dilaporkan tewas dan 15 orang lainnya terluka dalam penembakan di sebuah sekolah di provinsi utara ibu kota
Thailand
, Bangkok, pada Jumat (7/8).
“Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah ternama di Distrik Bang Kruai, Provinsi Nonthaburi. Laporan awal menyebutkan 10-15 orang terluka,” kata stasiun penyiaran lokal
Thai PBS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip
AFP
, pihak berwenang belum menjelaskan detail dua korban tewas dalam penembakan ini. Namun, dari perkembangan terbaru di lapangan, pelaku penembakan yang diketahui merupakan seorang remaja telah ditemukan tewas.
Sementara itu,
Reuters
melaporkan seorang guru dilaporkan ikut tewas dalam insiden ini. Meski belum jelas apakah sang guru dan pelaku termasuk dari dua korban tewas yang dilaporkan
Thai PBS.
Reuters
juga
menuturkan pelaku tewas imbas bunuh diri, namun hal ini juga belum terkonfirmasi resmi oleh pihak berwenang. Otoritas berwenang juga masih menyelidiki motif dari penembakan ini.
Thailand memiliki salah satu tingkat kepemilikan senjata api tertinggi di Asia Tenggara. Diperkirakan terdapat sekitar 10 juta senjata api yang beredar dimiliki warga, atau sekitar satu senjata untuk setiap tujuh penduduk.
Janji pemerintah sebelumnya untuk memperketat aturan kepemilikan senjata belum mampu mencegah terjadinya penembakan berulang.
Pada Februari, polisi Thailand juga menembak dan menangkap seorang remaja pelaku penembakan di sebuah sekolah di wilayah selatan negara itu. Insiden tersebut menewaskan kepala sekolah dan melukai dua siswa.
Pada 2022, seorang mantan polisi yang membawa senjata api dan pisau menyerbu sebuah taman kanak-kanak di wilayah utara Thailand dan membunuh 24 anak serta 12 orang dewasa. Insiden ini menjadi salah satu kasus pembantaian paling mematikan di Thailand.
(rds)
[Gambas:Video persuasionesvelata]
Baca lagi: Efek Film The Odyssey, Pulau Kecil Ini Bersiap Sambut Gelombang Turis
Baca lagi: 7 Makanan yang Membantu Memperlancar ASI, Apa Saja?
Baca lagi: Seniman Lukis Nasirun Meninggal Dunia, Sempat Mengeluh Dada Sakit



