
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Bahrain
dan
Kuwait
disebut secara diam-diam mengirimkan jet tempur untuk menyerang target di dalam wilayah Iran.
Serangan ini menandai tindakan pembalasan langsung pertama mereka terhadap Iran, setelah menjadi target serangan balasan Teheran imbas gempuran Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan Wall Street Journal, seperti dilansir
Jerusalem Post
, serangan udara yang dilakukan awal bulan ini oleh Kuwait dan Bahrain, menargetkan fasilitas penyimpanan drone dan rudal Iran.
Menurut sumber, kedua negara Teluk itu memang hanya memiliki angkatan udara yang relatif kecil, yang dilengkapi dengan pesawat AS dan Eropa. Meski begitu, kedua negara itu disebut tidak bersedia membiarkan Iran terus-menerus menyerang mereka, tanpa tanggapan apa pun.
Selain itu negara-negara lainnya seperti Oman dan Qatar juga selama bertahun-tahun telah mendesak kebijakan yang seimbang antara Iran dan negara-negara Barat, termasuk keinginan untuk membalas Iran secara langsung.
Menurut laporan itu, Arab Saudi juga bergabung dengan Uni Emirat Arab dalam serangan terhadap Iran pada tahap awal perang.
Laporan itu juga mengeklaim bahwa UEA, yang beberapa kali menyerang Iran di awal perang, ikut memberikan informasi intelijen tentang target dan perlindungan udara defensif untuk serangan tersebut.
Awal pekan lalu, Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain. Selain Bahrain dan Kuwait, sebuah rudal juga dilaporkan menghantam markas kelompok oposisi Kurdi Iran Komaladi Erbil, ibu kota Wilayah Kurdistan, Irak.
Dalam dua hari terakhir, Iran memutuskan untuk menghentikan sementara serangannya ke AS, setelah Presiden Donald Trump kembali memberikan isyarat soal kelanjutan negosiasi.
(dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Kapan Aturan Sisa Kuota Internet Tak Hangus Berlaku?
Baca lagi: Ada Drama Kala Meghan Markle Jadi Bintang Tamu MasterChef Australia
Baca lagi: FOTO: Sudaryono Jadi Kepala BGN hingga Febrie Eks Jampidsus Ditahan

One Response
Bahasannya sangat berbobot dan terstruktur dengan baik dari awal sampai akhir. Sukses terus untuk blognya! Kebetulan kemarin sempat baca ulasan sejenis yang detail di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320687135_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297577958_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297006400_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297065619_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297580690_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320295813_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320162897_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297143687_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320639210_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320376741_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320044416_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320487854_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320257185_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320271534_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296999715_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320468067_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320381965_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297177551_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297597217_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320249271_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297272788_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320466444_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297525704_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320500660_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320428627_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297027160_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320481427_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320478695_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297186806_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296891768_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297295043_htm
https://blog.dma.org/page/88/?pages-list