
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Menteri Luar Negeri
Jerman
Johann Wadephul mengusulkan agar pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di
Lebanon
(UNIFIL) diganti dengan pasukan Uni Eropa.
Dalam wawancara dengan RedaktionsNetzwerk Deutschland, Wadephul menyampaikan pasukan Uni Eropa bisa ditempatkan di Lebanon menggantikan UNFIL yang akan berakhir masa tugasnya guna mencegah kekosongan keamanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita harus menguji apakah kita bisa memastikan bahwa tidak akan muncul kekosongan keamanan lewat pasukan Eropa setelah misi UNIFIL selesai tugas,” kata Wadephul dalam wawancara yang diterbitkan Jumat (17/7), dikutip dari
Reuters
.
Operasional UNIFIL akan berakhir pada 31 Desember 2026.
Menurut Wadephul, pasukan Uni Eropa bisa “menciptakan kondisi bagi tentara Israel untuk mundur tanpa Hizbullah kembali dengan terornya.”
Ia juga menambahkan Lebanon dengan pemerintahan yang stabil mewakili salah satu perkembangan “paling menjanjikan di kawasan saat ini”.
Usulan ini muncul ketika negara-negara Eropa berupaya menjaga stabilitas regional sekaligus menyeimbangkan hubungan dengan Israel dan Lebanon.
(blq/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video persuasionesvelata]
Baca lagi: Sinopsis Rocky Balboa, Bioskop Trans TV 17 Juli 2026
Baca lagi: Sekilas Menggemaskan tapi Ternyata Ini 3 Tanda Kucing Kamu Stres
Baca lagi: Sinopsis Rocky Balboa, Bioskop Trans TV 17 Juli 2026




3 Responses
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=285441 juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Makasih udah di-share ilmunya, ini bermanfaat banget buat pemula. Sekadar berbagi aja, situs https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=291755 juga mengupas masalah ini dari angle yang cukup lengkap.
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://kldp.org/comment/253841 yang cukup menarik.