
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Prosesi iring-iringan peti jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran
Ayatollah Ali Khamenei
telah dimulai di kota-kota suci Syiah
Irak
pada Rabu (8/7).
Media semi pemerintah iran, Tasnim News, melaporkan prosesi pemakaman Khamenei di Irak sudah dimulai di Kota Najaf. Khamenei dan jenazah keluarganya akan menuju makam suci Imam Ali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut foto yang beredar di media tampak puluhan ribu orang menghadiri prosesi itu. Banyak di antara mereka yang membawa bendera merah khas Syiah dan foto Khamenei.
Saat itu padahal suhu di Najaf mencapai 38 derajat Celsius, tetapi antusiasme warga Irak untuk memberi penghormatan terakhir ke Khamenei tak padam, demikian dikutip Al Jazeera.
Sebelum dibawa ke Irak, jenazah Khamenei dan keluarganya sudah disemayamkan terlebih dahulu di Teheran selama dua hari yakni pada 4 dan 5 Juli. Setelah itu, jenazah dibawa ke Kota Qom.
Setelah dari Qom, jenazah Khamenei diterbangkan ke kota-kota suci Irak dan akan kembali untuk dimakamkan di Iran pada 9 Juli. Mantan pemimpin tertinggi itu akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Mashhad.
Khamenei tewas dalam serangan brutal Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu. Imbas operasi itu pula, anak perempuan, menantu, dan cucunya ikut tewas.
Iran tak tinggal diam. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan serangan balasan ke Israel dan pangkalan militer AS di negara-negara Arab. Mereka juga menutup Selat Hormuz untuk menekan kedua musuhnya.
Di tengah prosesi itu, dan nota kesepahaman (MoU) yang sudah disepakati, AS tetap menggempur militer Iran di Selat Hormuz. Situasi rute global ini pun kembali memanas.
(isa/dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Daerah Pemutihan Denda Pajak Kendaraan 2026 Bertambah, Apa Saja?
Baca lagi: Jadi Penghulu, Adam Sandler Pesan Ini ke Taylor Swift dan Travis Kelce
Baca lagi: Sinopsis The Husband, Misteri Suami Buron usai Istri Diculik


