IRGC Luncurkan Rudal-Drone ke Gudang Senjata AS di Bahrain

Jakarta, persuasionesvelata Indonesia

Korps Garda Revolusi Islam Iran (

IRGC

) menggempur gudang senjata

Amerika Serikat

di Bahrain sebagai balasan atas serangan Washington ke negara itu.

Dalam rilis resmi, IRGC menyatakan operasi ini menggunakan rudal dan drone.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“[Pasukan menargetkan] sejumlah gudang penyimpanan senjata, pusat komunikasi satelit, dan bangunan yang menampung pasukan AS di Pangkalan Al-Juffair, Bahrain,” demikian pernyataan IRGC, dikutip Al Jazeera, Selasa (14/7).

IRGC menamai serangan balasan itu sebagai operasi Nasr 2 dan disebut akan terus berlangsung.

Dalam beberapa hari terakhir AS kembali menggempur Iran, padahal mereka sudah sepakat gencatan senjata dan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU).

MoU itu mencakup penghentian pertempuran di seluruh front, tidak memulai serangan apapun, hingga pencairan aset Iran yang dibekukan AS. Kesepakatan itu juga memberi kedua negara waktu 60 hari untuk bernegosiasi.

Namun, AS justru melanggar kesepakatan itu. Mereka bahkan menggempur infrastruktur sipil yang merupakan tindakan kejahatan perang.

Tindakan AS disebut-sebut sebagai upaya agar Iran bersedia memenuhi tuntutan mereka terutama soal masa depan nuklir.

Iran tak tinggal diam. Mereka meluncurkan serangan balasan ke pangkalan-pangkalan AS di negara Arab seperti Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

(isa/dna)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres: Perang AS-Iran Lanjut Lagi

Baca lagi: IIMS 2026 Siap Digelar, Dyandra Siapkan Strategi Baru & Tren Terkini

Baca lagi: Wellnest Festival Vol. 2 Digelar 21-22 Juli, Ada HYROX hingga Pilates

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: