
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Iran
menyatakan tidak ada solusi militer terhadap meningkatnya konflik antara
Arab Saudi
dan milisi
Houthi
bekingan Iran di Yaman.
Pernyataan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, setelah meningkatnya ketegangan antara Houthi dan Saudi selama beberapa waktu terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami percaya bahwa tidak ada solusi militer terhadap masalah Yaman, (selat) Bab Al Mandab, dan masalah regional lainnya,” kata Araghchi, seperti dikutip AFP.
Araghchi menyerukan dialog antara kedua pihak. Dia juga mengatakan situasi di Yaman “tidak dapat dikaitkan dengan Iran”.
Selain itu Araghchi juga menyebut insiden yang terjadi di wilayah Selat Bab Al Mandab berakar pada perselisihan dan masalah lama antara Yaman, Arab Saudi, dan negara-negara di kawasan tersebut.
Konflik baru antara Houthi di Yaman dan Arab Saudi berkobar bulan ini, usai Houthi menyatakan blokade terhadap pelabuhan Saudi dan mengeklaim serangan terhadap kapal tanker.
Blokade tersebut telah mengancam kemampuan Arab Saudi untuk menyalurkan pasokan minyak buminya, menyusul blokade paralel yang dilakukan Iran di Selat Hormuz.
Pada Jumat (24/7) juru bicara Houthi menegaskan mereka tidak memblokir lalu lintas kapal melalui Selat Bab Al Mandab, dan blokade maritim itu hanya berdampak pada pihak Saudi.
(dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Jawaban Kemlu RI soal Direktur FBI Temui Prabowo, Ini yang Dibahas
Baca lagi: Penjelasan Bobby Nasution Walk Out dari Paripurna DPRD Sumut
Baca lagi: Dubai Bagi-bagi Hadiah Rp14,4 Juta buat Warga yang Bisa Ajak Turis




One Response
Penjelasan di atas ringkas tapi padat banget isinya, gampang dipahami. Makasih sharingnya min. Kebetulan saya sempet nemu ulasan sejenis yang gak kalah informatif di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320062582_htm buat pelengkap materi.