
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
China
mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk segera membuka lalu lintas di
Selat Hormuz
.
Kementerian Luar Negeri China melalui juru bicaranya, Lin Jian, menyatakan Selat Hormuz harus segera dibuka dan lalu lintas kapal dipulihkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Memulihkan jalur normal dan aman di selat sesegera mungkin adalah aspirasi bersama komunitas internasional,” kata Lin dalam konferensi pers, seperti dikutip Al Jazeera.
Lin berujar Beijing “berusaha tanpa henti untuk membantu meredakan” situasi antara AS dan Iran.
Kedua negara kembali bertempur setelah tiga kapal komersial di Selat Hormuz diserang pasukan Iran pekan lalu.
AS memberlakukan kembali blokade angkatan lautnya terhadap Iran dan mencabut izin ekspor minyak Iran, yang mestinya dijalankan sesuai nota kesepahaman (MoU) yang diteken 17 Juni lalu.
AS juga meluncurkan serangkaian serangan terhadap wilayah-wilayah Iran terutama kawasan pesisir.
Iran tidak terima dan meluncurkan serangan balasan terhadap situs militer AS di Timur Tengah. Iran juga menutup kembali Selat Hormuz.
(blq/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video persuasionesvelata]
Baca lagi: Eks Kapten Timnas Inggris: Bellingham Sudah Sekelas Zidane
Baca lagi: Trump Patok Harga Jaga Kapal Lewati Selat Hormuz, Capai Rp542 Miliar
Baca lagi: Sinopsis Honest Thief, Bioskop Trans TV 14 Juli 2026


One Response
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=296315 tadi.