Calon Kuat PM Inggris Bela Palestina, Janji Tekan Israel soal Gaza

Jakarta, persuasionesvelata Indonesia

Calon Perdana Menteri

Inggris

Andy Burnham

berniat meningkatkan tekanan terhadap Israel terkait konflik di Jalur Gaza,

Palestina

.

Dalam wawancara dengan

The Guardian

, Burnham mengatakan London mestinya bisa memberi lebih banyak tekanan pada Israel atas apa yang terjadi di Gaza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia berujar banyak pihak merasa PM sebelumnya, Keir Starmer, “tidak mengambil langkah tepat” dalam menanggapi agresi militer Israel di Gaza.

“Saya minta maaf atas hal itu. Tanggapannya sering tidak memadai. Kita perlu berbuat lebih baik,” kata Burnham, seperti dilansir

AFP

.

“Kita harus berbuat lebih banyak untuk menekan pemerintah Israel,” lanjutnya.

Menurut Burnham, Inggris terlalu lambat dalam menyerukan gencatan senjata di Jalur Gaza, terlepas dari sejumlah langkah penting yang telah diambil.

“Sekarang kita harus berbuat lebih banyak untuk memperkuat pendekatan kita,” ujar Burnham.

Sanksi lebih lanjut oleh Inggris menjadi salah satu opsi yang Burnham pertimbangkan. Ia juga berniat melarang perdagangan guna menyetop permukiman ilegal Negeri Zionis.

“Tidak ada kontradiksi antara pendekatan tanpa toleransi terhadap antisemitisme dan meminta pertanggungjawaban pemerintah Netanyahu. Saya akan selalu mengambil pendekatan yang adil dan seimbang serta membela apa yang benar,” ucapnya.

Burnham digadang-gadang menjadi calon kuat penerus Starmer, yang mengundurkan diri dari jabatan pada 22 Juni lalu.

Mantan wali kota Manchester tersebut kini menjabat anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Buruh usai resmi dilantik beberapa jam sebelum setelah Starmer mengundurkan diri.

Meskipun tidak diwajibkan oleh hukum, para pemimpin partai di Inggris sejak lama dipilih dari anggota parlemen yang sedang menjabat. Posisi perdana menteri sendiri diduduki oleh pemimpin partai.

Di masa pemerintahan Starmer, pemerintahan Partai Buruh telah memberikan sanksi kepada para menteri Israel yang dituduh memicu kekerasan di Tepi Barat, Palestina. Pemerintahan Starmer juga menangguhkan negosiasi perdagangan bebas dengan Israel dan secara resmi mengakui Negara Palestina.

Namun, para pembela Palestina merasa tindakan tersebut belum cukup. Salah satu jajak pendapat pun menunjukkan sebagian pemilih beralih meninggalkan Partai Buruh ke Partai Hijau, yang pemimpinnya tegas menuduh Israel melakukan genosida di Palestina.

(rds/rds)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video persuasionesvelata]

Baca lagi: Produser Sangka Undangan Nikah Taylor Swift Spam, Istrinya Ngamuk

Baca lagi: Cha Woo-min Dilarikan ke IGD Akibat Cedera Syuting Study Group 2

Baca lagi: Said Dorong Kebijakan Afirmatif Tarif Cukai Rokok Golongan III

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: