
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Pulau Greater Tunb di Teluk Persia menjadi target serangan terbaru
Amerika Serikat
dalam perangnya melawan
Iran
.
Komando Pusat (CENTCOM) AS pada Rabu (15/7) melaporkan pihaknya melancarkan “serangan 90 menit” terhadap sistem pertahanan pantai dan lokasi penyimpanan, serta lokasi peluncuran rudal jelajah di Pulau Greater Tunb.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Serangan tersebut semakin melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz,” demikian pernyataan CENTCOM.
Greater Tunb adalah pulau kecil di Teluk Persia yang jaraknya dekat dengan Selat Hormuz.
Greater Tunb merupakan satu dari beberapa pulau di wilayah tersebut yang menurut para ahli penting untuk mengamankan jalur pelayaran kapal di Selat Hormuz.
Greater Tunb dikelola oleh Iran tetapi diklaim oleh Uni Emirat Arab (UEA).
Para peneliti di Universitas Sun Yat-sen di Zhuhai, China, menyebut Greater Tunb serta enam pulau lainnya, yakni Abu Musa, Lesser Tunb, Hengam, Qeshm, Larak, dan Hormuz sebagai “benteng pertahanan” Iran terkait selat tersebut.
Menurut para peneliti, para pejabat Iran menganggap pulau-pulau tersebut, serta pulau-pulau teluk lainnya, sebagai “kapal induk stasioner dan tak dapat tenggelam” milik Teheran.
Tahun lalu, Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan pihaknya memperkuat kehadiran di Greater Tunb, serta Abu Musa dan Lesser Tunb.
(rds/rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video persuasionesvelata]
Baca lagi: Kunker ke Lampung, Gibran Ngaku Kerap Dikeluhkan soal Jalan Rusak
Baca lagi: Bobby Minta TKD Tak Dipangkas Pusat demi Pemulihan Bencana Sumut
Baca lagi: Hasil F1 GP Kanada: Antonelli Pemenang, Hamilton Kalahkan Verstappen



