
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Direktur Senior Riset, Advokasi, Kebijakan, dan Kampanye
Amnesty International
, Erika Guevara Rosas, mendesak agar otoritas
Amerika Serikat
(AS) menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Dalam unggahan di media sosial X pada Jumat (24/7), Rosas mengatakan otoritas AS seharusnya mendukung langkah Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) untuk menangkap Netanyahu, seperti yang diserukan Wali Kota New York Zohran Mamdani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AS, menurutnya, lebih bijak jika menjunjung tinggi hak asasi manusia dan menghormati supremasi hukum, alih-alih mendukung Netanyahu melakukan genosida di Palestina.
“Alih-alih melancarkan kampanye melawan @IntlCrimCourt dan terus mempersenjatai pemerintah yang melakukan genosida, otoritas AS seharusnya menjunjung tinggi hak asasi manusia dan menghormati supremasi hukum,” tulis Rosas.
“@NYCMayor Mamdani benar: @netanyahu harus ditangkap, dan dibawa ke hadapan Mahkamah Pidana Internasional untuk diadili,” lanjutnya.
Rosas menggemakan komentar Mamdani yang baru-baru ini menyerukan agar Netanyahu ditangkap jika menginjakkan kaki ke Amerika Serikat.
Menurut Mamdani, aksi keji Israel di Palestina pantas menyeret Netanyahu ke hadapan pengadilan. Mamdani juga menegaskan bahwa Netanyahu tak akan diterima jika bertandang ke New York.
Meski begitu, ia mengakui bahwa dirinya hanya bisa menolak alih-alih menangkap. Sebab kewenangan tersebut ada di tangan pemerintah federal AS.
(blq/dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Spesies Monyet Baru Ditemukan di Kongo, Bibir Berwarna Oranye
Baca lagi: Vingroup dan Vinhomes Masuk Time Asia-Pacific’s Best Companies 2026
Baca lagi: Basarnas Tunda Pencarian Speedboat yang Hilang Kontak di Gorontalo




One Response
Penjelasannya terstruktur rapi dan alur pembahasannya gampang banget dipahami buat orang awam. Mantap abis min! Bagi yang butuh referensi bacaan tambahan, silakan kunjungi https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297362217_htm