Alasan Trump Frustrasi Serang Iran: Orang-orang Ini Bohong & Curang!

Jakarta, persuasionesvelata Indonesia

Presiden Amerika Serikat

Donald Trump

menyatakan perintahnya melancarkan serangan baru terhadap

Iran

karena geram Teheran belum juga membuka sepenuhnya Selat Hormuz, dengan menyerang sejumlah kapal yang lewat dalam beberapa hari terakhir.

Di sela-selat KTT NATO di Ankara, Turki, Trump terlihat jelas sedang frustrasi saat membahas soal Iran di depan wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan gencatan senjata AS-Iran telah “berakhir” dan mengisyaratkan akan ada gelombang serangan baru jika Teheran tetap menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.

“Orang-orang ini (Iran) berbohong dan curang. Kami sudah memiliki sebuah kesepakatan, lalu mereka keluar. Misalnya, mereka setuju, ‘Kami tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.’ Mereka setuju,” kata Trump kepada wartawan di Turki seperti dikutip

persuasionesvelata

.

“Lalu mereka keluar dan menggelar konferensi pers, kemudian membocorkan bahwa kami tidak pernah membahas masalah itu. Siapa yang akan percaya kalau kami tidak pernah membahasnya? Padahal bagi saya, itu adalah 99,9 persen dari seluruh pembahasan yang kami lakukan,” keluh Trump menambahkan.

Pejabat itu juga mengatakan bahwa Trump mulai kehilangan kesabaran terhadap lambatnya proses perundingan, khususnya karena Iran dinilai sengaja memperlambat jalannya pembicaraan nuklir dengan Washington.

AS kembali melancarkan rentetan serangan udara ke selatan Iran pada Selasa dan Rabu dengan dalih konsekuensi bagi Teheran lantaran masih menyerang kapal-kapal komersil di Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.

Rentetan ledakan terdengar di sejumlah kota pesisir di selatan Iran menyusul rangkaian serangan udara terbaru Amerika Serikat ke negara itu pada Rabu (8/7).

Kantor berita semi-resmi Iran,

Fars

, melaporkan beberapa ledakan terdengar di dekat kota-kota pesisir Iran, Bandar Abbas dan Sirik.

Fars

juga menyebut sistem pertahanan udara Iran sedang “menghadapi sasaran-sasaran musuh” di kawasan yang sama.

Sementara itu, dikutip

persuasionesvelata

, kantor berita

Mehr

turut melaporkan ledakan di Bandar Abbas, serta di kota-kota pesisir selatan Konarak dan Chabahar.

Mengutip Wakil Gubernur Provinsi Bushehr, kantor berita resmi

Islamic Republic News Agency (IRNA)

melaporkan dua proyektil AS menghantam sebuah pangkalan militer di selatan Bushehr.

Pejabat tersebut mengatakan pemerintah sejauh ini belum menerima laporan mengenai kemungkinan ada korban jiwa imbas serangan itu.

Kota pelabuhan di Teluk Persia itu merupakan lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr milik Iran.

Nournews

, kantor berita yang berafiliasi dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menyatakan bahwa fasilitas nuklir tersebut tidak mengalami kerusakan.

Sementara itu, kota pelabuhan Chabahar di selatan Iran mengalami pemadaman listrik setelah gelombang serangan udara terbaru AS menghantam Iran termasuk kota itu.

Imbas serangan baru ini, Iran marah dan menegaskan AS telah jelas-jelas melanggar gencatan senjata dan nota kesepahaman (MoU) kedua negara yang baru diteken pada Juni lalu untuk mengakhiri perang yang pecah sejak Februari lalu.

Teheran bersumpah akan membalas serangan terbaru AS ini dengan sangat berat.

(rds)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video persuasionesvelata]

Baca lagi: Hasil Wimbledon 2026: Aldila/Janice Lolos ke Babak Kedua

Baca lagi: Justin Bieber-BTS Tampil di Debut Halftime Show Final Piala Dunia 2026

Baca lagi: Trump: Kami Gempur Iran 20 Kali untuk Sekali Serangan dari Mereka

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: