
Daftar Isi
Berikut sejumlah fakta mengenai kasus tersebut:
1. 26 kilogram ekstasi
2. Kerja sampingan
3. Rp220 juta
4. Hasil tes urine
5. Dibahas di rapat kabinet Malaysia
Jakarta, persuasionesvelata Indonesia
—
Kasus kopilot maskapai
Malaysia
yang ditangkap di Indonesia karena membawa puluhan kilogram narkoba menjadi perhatian.
Hal ini dikarenakan terungkap bahwa tersangka diduga memanfaatkan pekerjaannya sebagai awak pesawat untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi kasus ini melibatkan dua negara besar dan pelaku diduga sudah berkali-kali menyelundupkan narkoba ke Indonesia.
Berikut sejumlah fakta mengenai kasus tersebut:
1. 26 kilogram ekstasi
Pilot Malaysia Airlines (MAS) Mohd Saufi bin Othman ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta setelah kedapatan membawa narkoba ke Indonesia. Narkoba yang dibawa mencapai 26 kilogram atau sekitar 70 ribu butir ekstasi.
2. Kerja sampingan
Mohd Saufi disebut menjalankan pekerjaan sebagai kurir narkoba di samping profesinya sebagai awak maskapai. Kasus tersebut kemudian menjadi sorotan karena statusnya sebagai pilot membuatnya dapat melakukan perjalanan lintas negara.
3. Rp220 juta
Saufi diduga telah dua kali membawa narkoba ke Indonesia dan disebut memperoleh bayaran hingga Rp220 juta untuk aktivitas penyelundupan narkoba.
4. Hasil tes urine
Setelah ditangkap, hasil tes urine Saufi menunjukkan positif mengonsumsi tiga jenis narkotika, yakni sabu, ekstasi, dan kokain.
5. Dibahas di rapat kabinet Malaysia
Kasus pilot Malaysia yang membawa 26 kilogram ekstasi ke Indonesia turut dibahas dalam rapat kabinet Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Rabu (5/8) waktu setempat.
Pemerintah Malaysia menyatakan tidak akan meminta ekstradisi Mohd Saufi dari Indonesia. Tersangka dipastikan akan menghadapi proses hukum di Indonesia terkait kasus narkoba tersebut.
Pemerintah Malaysia juga mengambil langkah pengamanan dengan mengerahkan polisi di sejumlah bandara setelah kasus ini terungkap.
Langkah tersebut dilakukan di tengah perhatian terhadap kemungkinan penyelundupan narkoba yang memanfaatkan jalur penerbangan internasional.
(lyd/end)
[Gambas:Video persuasionesvelata]
Baca lagi: Nadin Amizah Rilis Moonlight, Lagu yang Ditulis Sejak SMA
Baca lagi: Lagu August Taylor Swift Dihapus dari Video TikTok Trump
Baca lagi: Sering Dianggap Biasa, 8 Tanda Ini Bisa Jadi Gejala Perimenopause



